Header Ads

Konser Slank Boleh, Kok Dewa 19 Dilarang?



JATENGNEWS.CO.ID, SEMARANG - Rencanannya group band Slank akan mengisi acara Apel Kebangsaan yang digelar Pemprov Jawa Tengah. Disebut - sebut acara ini menelan dana pantastis yaitu Rp 18 miliar.

Sejumlah kalangan pun mengkritik acara tersebut karena menelan anggaran yang tidak masuk akal, apalagi acara tersebut merupakan acara biasa. Tak hanya itu, acara konser Slank juga dibandingkan dengan Dewa 19 beberapa waktu lalu yang justru tidak mendapatkan izin.

Seperti dilansir detik, dalam website http://lpse.jatengprov.go.id/eproc4/lelang/14413042/pengumumanlelang disebutkan nama tender "Pengadaan Kegiatan Apel Kebangsaan Jawa Tengah Tahun 2019 Rampak Senandung Kebangsaan" memiliki nilai pagu paket Rp 18.764.420.000,00. Anggaran berasal dari APBD 2019 dengan instansi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah dengan satuan kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Rencananya, sejumlah tokoh yang akan mengisi orasi yakni Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, KH. Maimun Zubair, Habib Luthfi, Gus Muwafiq, KH Munif Zuhri, Prof Mahfud MD, KH Ahmad Daroji, Uskup Rubiatmoko (Keuskupan Agung Semarang), Pendeta Eka Laksa (PGI), Nyoman Suraharta (PHDI), Go Boen Tjien (Matakin) dan Pujianto (Walubi).

Rocky Gerung dalam cuitannya pun mengkritik acara tersebut. Ia menulis dengan nada pertanyaan, Apel Kebangsaan Rp 18 Miliar, apakah itu bukan kampanye? Meskipun mendapat kritik pedas dari publik, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo keuekeuh tetap akan mengadakan acara tersebut. (DBS/KNT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.