Header Ads

Yakinkan Investor, Bupati Jepara Ajak Keliling Bule


JATENGNEWS.CO.ID, PEMERINTAHAN - Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi mengajak keliling sejumlah bule dari berbagai negara ke sejumlah sentra industri rumahan di Kabupaten Jepara. Ini merupakan upaya Pemkab Jepara untuk meyakinkan para investor agar berinvestasi di Jepara.

Para bule tersebut merupakan rombongan para duta besar negara sahabat yang diundang alam acara Jepara International Trade and Tourism Expo 2018. Acara yang berlangsung di Alun - Alun Jepara tersebut digunakan sebagai kesempatan Marzuqi untuk meyakinkan para dubes.

Para bule pun diajak keliling ke sejumlah titik sentra industri khas Jepara, salah satunya adalah industri batik Jepara Nalendra Galery dan Sentra Relief milik Purwanto, salah seorang perajin di Desa Senenan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.

Dikatakan Marzuqi,  Jepara merupakan tempat investasi yang menarik bagi para investror. Jepara tidak hanya terkenal dengan kerajinan ukirnya, namun mempunyai potensi alam yang beragam. Mulai dari potensi alam bawah laut, hingga potensi pemandangan alam atau pegunungan.

“Iklim investasi disini sangat kondusif, sehingga cocok untuk membangun investasi,” katanya.
Ia mengakui bahwa potensi di Jepara sangat luar biasa. Namun belum mampu dikelola secara maksimal. Untuk itu, melalui even diplomatic tour ini, ia berharap akan menjadi embrio perkembangan industri perdagangan, seni dan budaya serta pariwisata di kota ukir.

“Saya sangat berharap kepada para duta besar, untuk bisa bekerjasama dalam bidang apapun dengan Jepara,” kata dia. Diharapkan kepada para pengusaha di Jepara, untuk memanfaatkan waktu beberapa hari ini dengan sebaik-baiknya.

“Jangan berpikir pendek untuk keuntungan saat ini, namun harus berpikir panjang untuk membangun jaringan dengan para dubes,”kata bupati.  Sementara itu, Wakil Bupati Jepara, Dian Kristiandi mengatakan, muara dari kegiatan ini yakni untuk menarik investasi masuk di Jepara. Dari bincang-bincang tadi, dubes dari mesir juga mengaku tertarik dengan Karimunjawa.

“Karimunjawa memang sengaja tidak diikutkan dalam rangkaian kegiatan dan hanya kita sampaikan sekilas saja, namun sudah ada ketertarikan dari dubes yang hadir. Mereka juga tertarik dengan meubel ukir yang menjadi andalan Jepara,” ujar Andi. (RLS/KNT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.