Header Ads

Rawat Tradisi Tani, Pemkab Jepara Gelar Memedan Gadu


JATENGNEWS.CO.ID, BUDAYA - Pemerintah Kabupaten Jepara berupaya agar tradisi khas yang kental dengan pertanian dipelihara, salah satunya adalah dengan menggelar rutin Festival Memeden Gadu.

Pada tahun 2018 lalu, Festival Memedan Gadu pun digelar di Lapangan Desa Kepuk. Gadu adalah orang-orangan sawah yang dibuat dari jerami ini dibiasanya ditempatkan di area persawahan oleh masyarakat saat musim panen tiba.

Gadu sengaja dibuat petani untuk mengusir burung-burung kecil yang hendak merusak bulir dan tanaman padi yang ada di sawah mereka. Orang jawa pada umumnya mengenal memeden Gadu.

Dan pada festival tahun lalu, masyarakat lebih kreatif. Karena banyak karya dibuat dari bahan dasar jerami. Tidak hanya terpaku pada orang-orangan sawah, mereka juga membuat dua buah Gadu raksasa lengkap dengan bajak sawahnya. Selain itu juga burung dan kerbau raksasa menjadi perhatian warga.

Mewakili Bupati Ahmad Marzuqi, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Jepara, Agus Nur Slamet memberikan apresiasi kepada semua yang terlibat dalam penyelenggaran Festival Memeden Gadu tahun ini.

Menurutnya, kesenian tersebut bisa terus dikembangkan dengan inovasi baru. "Jadikan momentum memeden Gadu ini, untuk mengembangkan kesenian dan kebudayaan. Agar lebih dikenal oleh masyarakat luas," kata dia. (RLS/KNT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.