Header Ads

Pemprov Jateng Klaim Turunkan Angka Kemiskinan


JATENGNEWS.CO.ID, PEMERINTAHAN - Pemerintah Propinsi Jawa Tengah mengklaim telah mampu menurunkan angka kemiskinan, dari 12,23 persen di tahun 2017 menjadi 11,19 persen di tahun 2018.

Turunnya angka kemiskinan ini diyakini oleh Pemprov Jateng karena efek dari sejumlah program penanganan kemiskinan yang selama ini dilakukan oleh pemprov. Tercatat angka kemiskinan paling banyak terdapat di wilayah perdesaan sebesar 12,80 persen dan perkotaan hanya 9,67 persen.

Menurut data dari Pemprov Jateng selama enam tahun terakhir jumlah angka kemiskinan naik turun dan catatan terakhir di September 2018 pada posisi 11,19 persen. Sebelumnya angka kemiskinan di tahun 2011 sebesar 16,20 persen, tahun 2012 sebesar 14,98 persen, tahun 2013 turun menjadi 14,44 persen.

Dan turun di tahun 2014 menjadi 13,58 persen dan di tahun 2015 turun sedikit yaitu 13,32 pesen. Penurunan angka kemiskinan di tahun 2016 kecil yaitu 13,19 persen dan di tahun 2017 angka kemiskinan tersisa 12, 23 persen dan saat ini masih tersisa 11, 19 persen atau setara dengan 330,07 ribu jiwa.

Kecilnya penurunan angka kemiskinan ini pernah disinggung oleh Sudirman Said dalam debat saat Pilkada Jateng 2018. Menurut Sudirman penurunan angka kemiskinan itu terlalu kecil karena ada problem dalam penterjamahan program yang bisa menyentuh masyarakat langsung. (DBS/KNT)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.