Header Ads

Pasukan "Garuda" Masuk ke Kandang Banteng


JATENGNEWS.CO.ID, POLITIK - Pasukan "Garuda", sebutan untuk pendukung Prabowo - Sandi masuk kandang banteng di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk menggerus opini bahwa Prabowo - Sandi tak mungkin menang di kandang banteng tersebut.

Fery Julianto dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa klaim bahwa Jateng milik PDI Perjuangan mulai terbantahkan ketika Pilkada Gubernud Jateng 2018 lalu. Ia menjelaskan, pada Pilgub Jateng, survei PDIP menyebut pasangan yang diusung Gerindra yaitu Sudirman-Ida hanya akan memperoleh 23 persen suara, namun hasilnya memperoleh dukungan 43 persen.

"Menurut datanya dari mana. Pilgub kemarin (surveinya) berantakan. Pasangan Pak Sudirman Said dan Mbak Ida Fauziyah (mendapat suara) dapat 43 persen. Ya Pak Jokowi dasarnya apa? Dasar survei? Surveinya salah semua. Pilgub (hasil) survei Pak Sudirman dan Mbak Ida 23 persen, salah," kata Ferry seperti dilansir detikcom pada Oktober 2018 lalu.

Sementara itu, Prabowo dan Sandiaga Uno juga terus melakukan gerilya ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, mulai dari Kabupaten Brebes, Tegal, Cilacap, Kebumen, Sragen. Bahkan Kota Solo yang merupakan tempat lahir Jokowi pun tak luput dari gerilya pasangan nomor urut 02 ini.

Seperti diketahui, untuk Pilpres 2019 PDIP telah menargetkan lumbung suara sebesar 80 persen untuk kemenangan Jokowi - Ma'ruf di Jawa Tengah. Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah sekaligus kader PDIP telah mengumpulkan 31 kepala daerah Se-Jateng. (DBS/KNT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.